Minggu, 13 Februari 2011

Anis Matta: Mubarok Mundur Hanya Soal Waktu

dakwatuna.com – Jakarta, Sekjen PKS Anis Matta berkomentar soal krisis politik di Mesir. Dia menilai, perihal turunnya Presiden Mesir Hosni Mubarak adalah tiggal masalah waktu.

“Mubarak tidak ada jalan lain sekarang ini selain turun. Dan turunnya Mubarak ini hanya masalah waktu, apakah dia mau turun baik-baik atau mau turun secara tidak baik,” ujar Sekjen PKS, Anis Matta, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/2/2011).

Menurut Anis, selama ini rakyat Mesir sudah terlalu lama menderita. Selama 30 tahun kekuasaan Mubarak, menurut Anis, rakyat Mesir dekat dengan kemiskinan.

“Saya melihat masalah Mesir sudah memenuhi sarat revolusi sejak tahum 2005. Kemiskinan luar biasa dan kezaliman penguasa luar biasa,” beber Anis.

Menurut Anis, pasca mundurnya Mubarak banyak anak bangsa Mesir yang siap memimpin. Menurutnya Mesir tidak punya masalah dengan stok pemimpin.

“Mesir ini gudangnya orang cerdas. Setelah Mubarak turun dan merubah konstitusi pasti banyak pemimpin bermunculan,” paparnya.

Anis lalu mengungkapkan keterlibatan Israel dalam konflik di Mesir. Menurutnya, Israel punya kepentingan dengan keutuhan rezim Mubarak.

“Dari awal memang Israel terlibat kepentingan karena yang menjaga Israel itu Mesir dan Jordan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran Amerika karena harus melindungi Israel dan menjaga stabilitas di Timur Tengah,” tandasnya. (RoL)

Jumat, 11 Februari 2011

SEKILAS INFO Menyongsong DM2 - TOR Pra DM2 dan SOP DM2 silakan download @ link berikut TOR Pra-DM2 dan SOP DM2 untuk AB1.rar


Assalamu'alaykum... bismillahirrohmaanirrohim... SEKILAS INFO.... Menyongsong Daurah Marhalah 2 (DM2) yang InsyaAllah diselenggarakan oleh
>> KAMMDA Malang (3-6 Maret 2011)
>> KAMMDA SOLO (Afwan, Ralat tgl 24-27 Pebruari 2011 ditunda tgl 10-13 Maret 2011 karena berbagai pertimbangan) Untuk mendapatkan TOR Pra DM2 dan SOP DM2 silakan download @ link TOR diatas.

”Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki dan dari pasukan berkuda yang dapat menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, tetapi Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu infakkan di jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dizalimi (dirugikan).” (QS. Al-Anfal: 60).

Persiapkan Diri Antum SEKARANG juga...
SIAP???

-KADERISASI KAMMI KOMISARIAT AIRLANGGA-

Selasa, 08 Februari 2011

Nasehat Untuk Remaja Muslim

KAMMI persembahkan nasehat ini untuk saudara-saudara kami terkhusus para pemuda dan remaja muslim. Mudah-mudahan nasehat ini dapat membuka mata hati mereka sehingga mereka lebih tahu tentang siapa dirinya sebenarnya, apa kewajiban yang harus mereka tunaikan sebagai seorang muslim, agar mereka merasa bahwa masa muda ini tidak sepantasnya untuk diisi dengan perkara yang bisa melalaikan mereka dari mengingat Allah subhanahu wata’ala sebagai penciptanya, agar mereka tidak terus-menerus bergelimang ke dalam kehidupan dunia yang fana dan lupa akan negeri akhirat yang kekal abadi.
Pemuda adalah suatu umur yang memiliki kehebatan sendiri,menurut DR.Yusuf Qardhawi ibarat matahari maka usia muda ibarat jam 12 ketika matahari bersinar paling terang dan paling panas.Pemuda mempunyai kekuatan yang lebih secara fisik dan semangat bila dibanding dengan anak kecil atau orang-orang jompo.Pemuda mempunyai potensi yang luar biasa,bisa dikatakan seperti dinamit atau TNT bila diledakan.Subhanallah.

Sejarah pun juga membuktikan bahwa pemuda berperan penting dalam kemerdekaan.Dimana saja,di negara mana saja kemerdekaan tak pernah luput dari peran pemuda.Karena pemudalah yang paling bersemangat dan ambisius memperjuangkan perubahan menuju lebih baik.Hasan Al Banna seorang tokoh pergerakan di Mesir pernah berkata,"Di setiap kebangkitan pemudalah pilarnya, di setiap pemikiran pemudalah pengibar panji-panjinya."Begitu juga dalam sejarah Islam,banyak pemuda yang mendampingi Rasulullah dalam berjuangan sperti Mushaib bin Umair ,Ali bin Abi tholib,Aisyah dll.Waktu itu banyak yang masih berusia 8,10 atau 12 tahun.Dan usia-usia itu tidak dapat diremehkan.Mereka punya peran penting dalam perjuangan.Maka dari itu jika ingin Indonesia menjadi lebih baik maka perbaikan itu yang utama ada di tangan pemuda,Perbaikan itu akan tegak dari tangan pemuda dan dari pemuda.

Pemuda mempunyai banyak potensi.Akan tetapi jika tidak dilakukan pembinaan yang terjadi adalah sebaliknya.Potensinya tak tergali,semangatnya melemah atau yang lebih buruk lagi ia menggunakan potensinya untuk hal-hal yang tidak baik misalnya tawuran dsb.

Sekali lagi ,pemuda adalah usia dan sosok yang hebat tapi tidak semua pemuda hebat .
Wahai para pemuda muslim, tidakkah kalian menginginkan kehidupan yang bahagia selamanya? Tidakkah kalian menginginkan jannah (surga) Allah subhanahu wata’ala yang luasnya seluas langit dan bumi?

Ketahuilah, jannah Allah subhanahu wata’ala itu diraih dengan usaha yang sungguh-sungguh dalam beramal. Jannah itu disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa yang mereka tahu bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara, mereka merasa bahwa gemerlapnya kehidupan dunia ini akan menipu umat manusia dan menyeret mereka kepada kehidupan yang sengsara di negeri akhirat selamanya. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

“Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (Ali ‘Imran: 185)

Untuk Apa Kita Hidup di Dunia?
Wahai para pemuda, ketahuilah, sungguh Allah subhanahu wata’ala telah menciptakan kita bukan tanpa adanya tujuan. Bukan pula memberikan kita kesempatan untuk bersenang-senang saja, tetapi untuk meraih sebuah tujuan mulia. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (Adz Dzariyat: 56)

Beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Itulah tugas utama yang harus dijalankan oleh setiap hamba Allah.

Dalam beribadah, kita dituntut untuk ikhlas dalam menjalankannya. Yaitu dengan beribadah semata-mata hanya mengharapkan ridha dan pahala dari Allah subhanahu wata’ala. Jangan beribadah karena terpaksa, atau karena gengsi terhadap orang-orang di sekitar kita. Apalagi beribadah dalam rangka agar dikatakan bahwa kita adalah orang-orang yang alim, kita adalah orang-orang shalih atau bentuk pujian dan sanjungan yang lain.

Umurmu Tidak Akan Lama Lagi

Wahai para pemuda, jangan sekali-kali terlintas di benak kalian: beribadah nanti saja kalau sudah tua, atau mumpung masih muda, gunakan untuk foya-foya. Ketahuilah, itu semua merupakan rayuan setan yang mengajak kita untuk menjadi teman mereka di An Nar (neraka).

Tahukah kalian, kapan kalian akan dipanggil oleh Allah subhanahu wata’ala, berapa lama lagi kalian akan hidup di dunia ini? Jawabannya adalah sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala:

وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui apa yang akan dilakukannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Luqman: 34)

Wahai para pemuda, bertaqwalah kalian kepada Allah subhanahu wata’ala. Mungkin hari ini kalian sedang berada di tengah-tengah orang-orang yang sedang tertawa, berpesta, dan hura-hura menyambut tahun baru dengan berbagai bentuk maksiat kepada Allah subhanahu wata’ala, tetapi keesokan harinya kalian sudah berada di tengah-tengah orang-orang yang sedang menangis menyaksikan jasad-jasad kalian dimasukkan ke liang lahad (kubur) yang sempit dan menyesakkan.

Betapa celaka dan ruginya kita, apabila kita belum sempat beramal shalih. Padahal, pada saat itu amalan diri kita sajalah yang akan menjadi pendamping kita ketika menghadap Allah subhanahu wata’ala. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ: أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ, فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ, يَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ.

“Yang mengiringi jenazah itu ada tiga: keluarganya, hartanya, dan amalannya. Dua dari tiga hal tersebut akan kembali dan tinggal satu saja (yang mengiringinya), keluarga dan hartanya akan kembali, dan tinggal amalannya (yang akan mengiringinya).” (Muttafaqun ‘Alaihi)

sorce:http://www.muslim-sunni.co.cc/2011/01/nasehat-untuk-remaja-muslim.html

Borang Daftar Riwayat Hidup Kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia

Daftar Riwayat Hidup Kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
KAMMI Komisariat Airlangga

Bismillahirrahmanirrahim. Dengan ini saya nyatakan data yang akan saya isi di bawah ini adalah benar-insyaAllah.
Diisi pada hari, tanggal :
Di :


I. Identitas Diri
1. Nama Lengkap :
2. Nama Panggilan :
3. Jenis Kelamin :
4. Tempat dan tanggal lahir :
5. Usia :
6. Golongan Darah :
7. Berat dan Tinggi Badan : Kg dan : Cm
8. Alamat Asli : *alamat orang tua
Kota : Kode Pos : Nomor Telepon Rumah/orang tua :
9. Alamat di Surabaya :
Surabaya Kode Pos:
10. Nomor Telepon/HP :
11. Email :
12. FB / Twitter :
13. Web / Blog :

II. Data Keluarga
1. Nama Ayah : Pendidikan Terakhir : Usia : tahun Pekerjaan :
2. Nama Ibu : Pendidikan Terakhir : Usia : tahun Pekerjaan :
3. Anak ke : dari : bersaudara
4. Jumlah Saudara : kakak, adik
5. Deskripsi Hubungan dengan Keluarga : *misalkan : alhamdulillah baik / ada sedikit kendala dengan orang tua khususnya ayah/ibu karena…. , dll


III. Riwayat Pendidikan

Jenjang Nama Istitusi Pendidikan Tempat Tahun Kelulusan
Play Group (PAUD)

Taman Kanak-Kanak (TK)

Sekolah Dasar (SD)

Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Sekolah Menengah Atas (SMA)

Perguruan Tinggi (PT)

IV. Prestasi
1. Prestasi Akademik
Nama Perlombaan Tahun Peringkat Juara Tingkat Penyelenggara








2. Prestasi Non-Akademik
Nama Pertandingan Tahun Peringkat Juara Tingkat Penyelenggara








V. Pengalaman Organisasi
1. Intra Kampus
Nama Organisasi Tempat / Tingkat Periode Jabatan











2. Ekstra Kampus Non-KAMMI
Nama Organisasi Tempat / Tingkat Periode Jabatan











VI. Personal Interest
1. Muyul / Kecenderungan : syiar / siyasi / ilmiy *hapus yang bukan
2. Sifat Dasar :
3. a. Sifat baik :
b. Sifat buruk :
4. Hal yang disukai :
5. Hal yang dibenci :
6. HOBI :
7. Cita-cita :
8. Motto Hidup :
9. Buku yang menginspirasi : Mengapa :

10. Tokoh yang menginspirasi : Mengapa :

11. Keahlian :
12. Kepemilikan Pribadi :
13. Buku referensi yang dimiliki :
14. Pengalaman Hidup Yang Paling Berkesan :

15. Cara menasihati antum adalah dengan :

VII. Ke-KAMMI-an
1. Status jenjang Pengaderan :
a. Daurah Marhalah I, tahun : Penyelenggara : *komisariat mana Di : Tanggal :
b. Daurah Marhalah II, tahun : Penyelenggara : *daerah mana Di : Tanggal :
i. Training Pemandu Daerah : Penyelenggara : *daerah mana Di : Tanggal :
c. Daurah Marhalah III, tahun : Di : Tanggal :
ii. Training Instruktur : Di : Tanggal :

2. Pengalaman Amanah di KAMMI : Jabatan Tempat / Tingkat Periode






3. Pengalaman Kepanitiaan : Agenda Acara Sebagai Waktu Tempat











4. Pertama mengenal KAMMI sejak (tahun) : Di :
5. Proses mengenal KAMMI :
6. Persepsi antum pribadi bila ditanya, "Apa Itu KAMMI?" :

7. Komitmen antum terhadap perjuangan umat dan KAMMI :

Sabtu, 05 Februari 2011

Mesir 2011=Indonesia 1998

Situasi di kisruh politik di Mesir tak kunjung usai. Pemerintahan Presiden Hosni Mubarak tetap tidak mau mundur. Sementara jutaan rakyatnya sudah mendemo meminta Mubarak turun dari kursi kepresidenan yang sudah ia duduki selama 32 tahun. Pengamat politik Timur Tengah, Fahmi Salsabila, menilai Mesir 2011 bisa seperti Indonesia 1998. Berikut wawancaranya dengan Republika:

Apa sebenarnya pemicu demonstrasi besar rakyat Mesir?
Yang paling utama adalah karena urusan perut rakyat. Terjadi krisis ekonomi. Bahan pangan sulit didapat. Juga ada faktor lain, seperti otoritarianisme, ditambah dengan korupsi, pengekangan terhadap kebebasan berekspresi, dan pengangguran tinggi. Keadannya sama dengan Indonesia pada 1998.

Demonstrasi rakyat Mesir itu ekspresi kemarahan pada penguasa?
Kini mereka sudah muak dengan pimpinannya yang selama 30-an tahun berkuasa. Pimpinan yang hanya mementingkan dan memperkaya diri sendiri. Padahal pendapatan rakyat Mesir itu rata rata 2 dolar per hari.

Rakyat Mesir sudah tidak bisa dibendung lagi, membuat kemarahan semakin meletup. Ini adalah waktu yang tepat untuk segera beraksi. Apalagi dengan adanya momentum Tunisia kemarin (demonstasi rakyat yang memaksa Presiden Zine El Abidine Ben Ali mundur, red).

Jadi, kondisinya juga hampir sama dengan Tunisa. Krisis pangan yang melanda kawasan Arab. Sebetulnya sudah diisyaratkan oleh pengamat ekonomi, kalau isu itu tidak ditangani akan terjadi letupan protes masyarakat.

Bisa dijelaskan, bagaimana kondisi politik Mesir sebelum terjadi demonstrasi besar-besaran?
Kondisi politik dalam negeri ya otomatis represif. Siapapun yang menentang Hosni Mubarak, diberangus, Ikhwanul Muslimin tidak diberikan ruang kebebasan. Sedikit bersuara langsung ditangkap, mirip dengan Soeharto.

Pemilu (pada akhir 2010, red) itu rekayasa. Semua diatur. Rakyat sudah tidak mau itu (Presiden Mubarak) lagi. Meskipun (belakangan) Hosni Mubarak minta sampai September 2011, rakyat sudah tidak mau lagi.

Kalau dia turun sekarang, lalu Wapres yang baru (Omar Suleiman) dia tunjuk menggantikan sebagai pemerintah transisi, dia harus segera membuat pemilu. Rakyat sudah tidak percaya dengan Oman Sulaeman, karena masih antek Amerika Serikat dan Hosni Mubarak.

Kemudian dari sisi politik internasional, Mesir menjadi jembatan negara Arab dan Israel, juga jembatan kepentingan Amerika Serikat di Timur Tengah. Kalau misal Hosni Mubarak lengser, ini akan membuat perubahan kebijakan luar negeri dari Amerika dan merubah konstalasi geopolitik di Timur Tengah.

Bisa saja perjanjian damai (Camp David) dengan Israel, katakanlah Ikhwanul Muslimin yang naik -- atau bukan dari Ikhawnul Muslim tapi didukung oleh Ikhwanul Muslimin -- bisa jadi perjanjian damai itu akan menjadi batal. Itu yang dikhawatirkan dan membahayakan Israel.

Jadi demonstrasi dan konflik di Mesir ini ada banyak kepentingan yang bermain. Terutama Israel dan Amerika Serikat.

Seberapa besar kepentingan Amerika terhadap konflik Mesir?
Besar sekali. Misalnya mengenai Palestina, ketika Hamas di Gaza diserbu besar-besaran pada akhir 2008 oleh Israel, itu harusnya perbatasan Rafah yang menghubungkan Gaza dan Mesir bagi masuknya bantuan kemanusian, harus dibuka. Tapi karena tekanan kuat Amerika dan Israel, tidak dibuka. Hanya dibuka yang special case saja.

Kemudian penjualan gas yang murah kepada Israel, itu contoh pengaruh Amerika. Amerika menjamin Hosni Mubarak tetap berkuasa, tapi dia minta supaya kepentingan Amerika aman. Mesir ini sangat penting sekali. Tapi, kalau Mubarak terus-terusan ngotot, juga akan jadi bencana buruk.

Dalam demonstrasi sekarang, ada tidak peran Amerika di dalamnya?
Secara kasat mata tidak kelihatan peran Amerika. Kalau aparat yang berseragam itu sepertinya skenario Amerika. Sekarang ini memang terjadi tarik-ulur, belum ada figur yang menggantikan sebagai antek Amerika. Jadi masih bingung Amerika ini.

Kalau melihat demonstrasi yang terjadi, kenapa masyarakat bisa terbelah antara pro dan kontra ?
Masyarakat sebenarnya solid pada posisi kontra. Yang pro-Mubarak itu bukan masyarakat murni dan bukan pro-Mubarak murni. Menurut teman-teman yang menjadi penerjemah, itu polisi yang tidak berseragam. Mereka memakai pakaian sipil, mereka membawa senjata api. Bahkan sempat terjadi penempakan pada pukul 4 pagi waktu setempat.

Dengan adanya polisi yang menyamar itu, saya melihat ada skenario supaya nanti diarahkan seolah-olah timbul perang saudara. Padahal yang satunya aparat. Mereka itu berbadan tegap tetapi memakai pakaian sipil. Mereka bahkan membawa peralatan yang sedemikian rupa, seperti gas air mata. Kalau sudah seperti itu tidak mungkin sipil.

Dampak dari kerusuhan ini akan bagaimana?
Dampak bagi negara yang lain bisa juga ada. Suriah yang jadi presidennya itu anaknya presiden terdahulu, lalu Yordania yang bentuknya kerajaan, Saudi juga. Artinya mereka harus mendengarkan aspirasi rakyat. Jangan sampai ini terjadi di negara mereka, bagaimana rakyat sejahtera. Rakyat sebenarnya tidak masalah demokrasi atau raja, tapi yang penting negara aman secara ekonomi dan politik. Jadi demonstrasi ini bisa saja menular.

Bagaimana konsekuensi kerusuhan di Mesir terhadap peta politik Timur Tengah?
Konsekuensinya ada pada konflik antara Palestina dan Israel. Ini akan mengubah kebijakan Israel. Teman besar (Mesir)-nya itu kan belum tahu arahnya. Apakah akan berpaling atau tidak.

Lalu mengenai Iran, mungkin akan menjadi kekuatan tersendiri. Dulu, meskipun Hosni Mubarak didukung Amerika, masih ada Iran dan Saudi. Iran ini anti Barat, bisa dikatakan cukup berani. Kalau Mesir jatuh, Iran akan semakin punya gigi, tinggal Saudi saja. Saudi hanya urusan Sunni dan Syiah. Kalau sudah seperti ini Amerika pasti kerepotan. Saat ini, meski Iran diam saja, tapi terus mengamati.

Amerika di Belakang Revolusi Mesir

KAIRO – Terjawab sudah siapa yang berada di balik revolusi yang bertujuan menggulingkan Presiden Mesir Hosni Mubarak. Pihak itu tak lain dan tak bukan adalah Amerika Serikat (AS).

Skenario itu telah disusun Washington dengan bertema “perubahan rezim” selama tiga tahun terakhir. Skenario itu sangat matang hingga meledak setelah kesuksesan Revolusi Melati yang menggulingkan Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali.

Harian Daily Telegraph terbitan Inggris menyebutkan, AS diam-diam mendukung para pemimpin gerakan revolusi Mesir. Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kairo pernah membantu seorang anak muda anti-pemerintah untuk menghadiri konferensi para aktivis AS.

Nama pemuda itu dirahasiakan agar tidak diketahui polisi Mesir.Kemudian,saat datang ke Kairo pada Desember 2008,aktivis itu menuturkan bahwa para diplomat AS menggaet kelompok oposisi untuk merencanakan skenario menggulingkan Presiden Mubarak dan membentuk pemerintahan demokratik pada 2011.
Aktivis tersebut kini telah ditangkap dalam kaitannya dengan demonstrasi yang merebak akhirakhir ini.

Identitasnya tetap dilindungi Daily Telegraph. Sementara, data kabel rahasia diplomatik AS yang dirilis situs peretas WikiLeaks menunjukkan, pejabat Washington menekan pemerintah Mesir agar membebaskan para aktivis antipemerintah yang ditahan.

Dalam data diplomatik disebutkan, pada 30 Desember 2008 Duta Besar AS untuk Mesir Margaret Scobey melaporkan bahwa kelompok oposisi sedang menyusun agenda rahasia “perubahan rezim” yang akan dilaksanakan sebelum pemilu, dan dijadwalkan pada September 2011.

Memo yang dikirim Scobey dikirim ke Kementerian Luar Negeri AS di Washington itu bertanda “rahasia” dan berjudul “(Gerakan) 6 April, kunjungan aktivis ke AS dan perubahan rezim di Mesir”.
Data kawat diplomatik juga menyebut bahwa para aktivis mengklaim mendapatkan dukungan dari kekuatan oposisi yang menyepakati rencana tidak tertulis untuk transisi menuju demokrasi parlementer.

Mereka ingin mengubah konsep tataran pemerintahan Mesir dengan memperlemah kekuasaan presiden dan memperkuat perdana menteri dan parlemen. Rencananya, aksi itu akan dilaksanakan sebelum pemilu presiden 2011. Sumber kedutaan menyebutkan, rencana tersebut sangat sensitif dan tidak boleh ditulis.

Bagaimanapun, dari dokumen tersebut menunjukkan para aktivis telah didekati para diplomat AS.Para aktivis juga mendapatkan dukungan besar atas kampanye pro-demokrasi dari para pejabat di Washington.

Ya, aksi demonstrasi Mesir kali ini dikendalikan Gerakan Pemuda 6 April, sebuah kelompok di Facebook yang menarik generasi muda dan kelompok terdidik untuk menentang Mubarak. Kelompok ini beranggotakan 70.000 anggota dan menggunakan situs jejaring sosial untuk mengendalikan demonstrasi.
Meski akhirnya Mubarak memutus semua jaringan komunikasi di negaranya. Mubarak kini menghadapi tantangan paling berat dalam pemerintahannya selama 31 tahun berkuasa.

Sebagai sekutu utama, posisi AS pun serbasulit.Tetapi,AS tetap memainkan standar ganda untuk menutupi skenario revolusi. Itu terbukti ketika Obama berkomentar pada pekan lalu mengenai Mesir.
Presiden AS Barack Obama dalam reaksi atas demonstrasi di Mesir, menyatakan, “Kekerasan bukanlah jawaban dalam penyelesaian permasalahan di Mesir.” Dia juga menegaskan agar Mubarak menempuh langkah reformasi politik. Bisa dibilang, investasi AS untuk Mesir sangatlah banyak.

Salah satunya adalah militer. AS juga dalam kondisi khawatir karena memikirkan apakah militer Mesir akan berpihak ke Washington atau tidak. Sedikitnya USD1,3 miliar bantuan AS dikucurkan untuk militer Mesir pada 2010.Bantuan untuk pasukan huru-hara dan polisi Mesir berjumlah sekitar USD1 juta.
“Hubungan dengan militer merupakan suatu hal yang sangat keramat. Militer merupakan elemen penting dalam hubungan dua negara,”ujar Jon Alterman,peneliti di Pusat Kajian Strategi dan Internasional. Washington telah mengancam militer Mesir agar tidak bertindak keras terhadap demonstran.

Suleiman, Masa Depan Mesir?

Revolusi Mesir kini tidak lagi fokus terhadap penggulingan Mubarak.Rakyat Mesir dan dunia internasional mengarahkan perhatiannya terhadap Omar Suleiman. Siapa dia? Suleiman telah dipilih menjadi Wakil Presiden Mesir.Dia pernah menyelamatkan Mubarak ketika diserang teroris di Etiopia.

Penunjukan Suleiman sebagai wakil presiden pada Sabtu 29 Januari lalu merupakan sinyal bahwa dialah calon pemimpin masa depan Mesir yang direstui Mubarak.
Kedekatan Suleiman dengan militer dan dikenal sebagai pemecah masalah adalah harapan bagi Mubarak yang ingin mempertahankan kekuasaan. Kedua orang tersebut merupakan sahabat lama dan sama-sama dekat dengan Washington.
Para pejabat AS memandang Suleiman sebagai pemimpin transisi nantinya, setelah Mubarak.
Dengan dukungan Ahmed Shafiq, 69, yang ditunjuk sebagai perdana menteri, ditambah dengan Hussein Tantawi yang tetap menjabat panglima militer, maka posisi Suleiman semakin kuat.

“Presiden (Mubarak) memilih seorang pria yang dia percaya ketika dia (Mubarak) sedang digoyang,” ujar Mahmud Shokry, mantan duta besar untuk Suriah dan teman dekat Suleiman,kepada The NewYork Times.

“Tidak ada keraguan bahwa presiden tidak mengetahui apa yang akan terjadi nanti.” Suleiman, mantan jenderal, menjadi kandidat pemimpin Mesir yang telah diskenariokan kubu Mubarak dan militer.
Jika Suleiman tetap maju,maka publik akan marah karena itu tidak dikehendaki oleh rakyat Mesir.Jika Suleiman jadi presiden, maka demokrasi otoriter dengan dukungan militer akan terus berlanjut.

“Dia (Suleiman) merupakan orang yang keras dan kuat dengan orientasi bisnis. Dia juga merupakan negosiator yang ulung,”ujar Emad Shahin, mantan dosen di American University di Kairo.

Menurut Shahin, setelah aksi demonstrasi besar-besaran ini jelas sekali militer akan mengambil alih.Apalagi, sejarah telah membuktikan bahwa rakyat Mesir memang lebih menghormati militer. Itu disebabkan militer yang menyelamatkan Mesir ketika berperang melawan Israel pada 1967 dan 1973.

Mencari Pemimpin Alternatif Mesir

Jadi, apakah Suleiman adalah orang yang dipandang Barat mampu menggantikan Mubarak? Jawabannya memang sangat sulit.Barat tidak memfavoritkan Suleiman sebagai pengganti Mubarak yang telah 30 tahun berkuasa meski wakil presiden baru itu tampaknya akan didukung AS. Telunjuk Barat sebenarnya lebih terarah pada Mohamed ElBaradei yang dielu-elukan Barat.

Dia dianggap cocok menjadi pemimpin transisi bagi Mesir.Pergaulan yang luas membuat ElBaradei dihargai banyak pihak. Apalagi, dia merupakan seorang sekuler. ElBaradei menyerukan agar Ikhwanul Muslimin seharusnya menjadi partai politik dan bekerja sama dalam satu payung bersama Koalisi Nasional untuk Perubahan. (Koran SI/Koran SI/Koran SI/Koran SI/andika hm)

Implikasi Konflik Mesir terhadap Indonesia

Konflik Mesir belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Kondisi ini menjadi perhatian khusus negara-negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Indonesia selalu memantau perkembangan Mesir dan dampaknya.

"Kita juga terus mengantisipasi dan memperhatikan perkembangan di Mesir sendiri dalam arti kata implikasi perkembangan di Mesir," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di Istana Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2011).

Dalam dua hari ini, pemerintah Indonesia tidak henti-hentinya terus memantau kondisi keamanan di Mesir. Bukan hanya menyangkut masalah keselamatan para WNI, negeri para pharaoh itu juga dianggap salah satu negara yang sangat berpengaruh di kawasan.

"Perkembangan di Mesir bisa berimplikasi sangat luas, bukan semata-mata kaitannya dengan negara kita. Mesir adalah negara yang sangar berpengaruh di kawasan, peranannya di Liga Arab, di OKI (Organisasi Konferensi Islam), dalam percaturan perundingan Timur Tengah, tentu dengan kondisi sekarang ini, berbagai peranan itu akan membawa dampak," jelas Marty.

Indonesia sudah cukup lama menjalin persahabatan dengan Mesir. Oleh karena itu, pria berkacamata ini berharap pemerintah Mesir bisa segera mengatasi krisis ini.

"Indonesia sebagai negara yang beberapa tahun lalu mengalami proses serupa kaya dengan pengalaman yang mungkin bisa kita bagikan kepada pihak-pihak yang memerlukan hal itu. Oleh karena itu kita ingin agar bangsa Mesir bisa atasi masalah ini dengan baik," imbuhnya.

Kepada seluruh WNI yang berada di kawasan yang sedang "dilanda dinamika" seperti Yaman, Marty juga mengintruksikan agar selalu waspada. Dia juga melarang para WNI bepergian untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

"Kita sudah memberikan travel advisory kepada warga negara kita di negara-negara kawasan seperti Yaman, yang juga penuh dinamika. Jadi perwakilan kita sudah bekerja, sudah mendata warga negara kita di Yaman yang kurang lebih 3 ribu orang, agar seandainya keadaan memburuk kita sudah siap (untuk dievakuasi). Mudah-mudahan tidak sampai demikian," harap Marty.
(detiknews.com)